Awal musim MotoGP 2026 langsung menghadirkan kejutan besar. Dominasi Ducati Lenovo Team mulai dipertanyakan setelah para pembalapnya kesulitan tampil maksimal pada seri pembuka di Chang International Circuit, Thailand.
Situasi ini memunculkan komentar tajam dari manajer pembalap terkenal Carlo Pernat, yang menilai Ducati kini mulai merasakan dampak besar dari kedatangan Marc Marquez.
Aprilia Tampil Mengejutkan di Seri Perdana
Balapan pertama MotoGP 2026 di Buriram memberikan sinyal kuat bahwa Aprilia Racing siap menjadi pesaing serius musim ini.
Kemenangan pembalap mereka, Marco Bezzecchi, pada main race menjadi bukti peningkatan performa motor Aprilia yang signifikan.
Menurut Carlo Pernat, lonjakan performa Aprilia tidak lepas dari keputusan teknis yang dilakukan oleh Fabiano Sterlacchini sebagai Direktur Teknik dan Massimo Rivola sebagai manajer tim.
Ia menyebut perubahan tersebut membuat Aprilia kini jauh lebih kompetitif dibanding musim-musim sebelumnya.
Ducati Disebut Terlalu Bergantung pada Marc Marquez
Di sisi lain, Pernat menilai Ducati mulai kehilangan keseimbangan setelah merekrut Marc Marquez pada musim 2025.
Meski Marquez sukses meraih gelar juara dunia MotoGP 2025, keberadaannya dianggap membuat tim terlalu berfokus pada satu pembalap saja.
Menurut Pernat, kondisi ini juga memengaruhi mental juara dunia dua kali Francesco Bagnaia.
Ia menyebut Bagnaia tampak berbeda dan mengalami tekanan psikologis sejak kehadiran Marquez di tim Ducati.
Selain Bagnaia, pembalap lain seperti Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli juga dinilai belum mampu menunjukkan performa maksimal.
“Ducati saat ini seolah hanya memiliki satu pembalap, yaitu Marc Marquez,” ungkap Pernat.
Bagnaia Didukung Pindah ke Aprilia
Dalam komentarnya, Pernat bahkan mendukung Bagnaia jika memilih meninggalkan Ducati pada musim MotoGP 2027.
Jika hal itu terjadi, Bagnaia berpotensi bergabung dengan Aprilia dan menjadi rekan setim Marco Bezzecchi.
Menurut Pernat, keputusan tersebut justru bisa menjadi langkah terbaik bagi Bagnaia untuk bangkit kembali dari tekanan mental yang ia rasakan saat ini.
Ia juga menyebut ketika pengumuman resmi terjadi nanti, kabar tersebut bisa menjadi salah satu transfer paling menarik dalam sejarah MotoGP.
Persaingan MotoGP 2026 Diprediksi Semakin Panas
Dengan performa Aprilia yang terus meningkat dan Ducati yang mulai mendapat tekanan, persaingan MotoGP 2026 diprediksi akan semakin sengit.
Dominasi Ducati yang selama beberapa musim terakhir terlihat begitu kuat kini mulai mendapat tantangan serius.
Pertanyaan besarnya sekarang adalah:
apakah Ducati masih mampu mempertahankan supremasi mereka, atau justru Aprilia akan menjadi kekuatan baru di MotoGP?
