Juara dunia tujuh kali Marc Marquez siap menghadapi tantangan unik pada seri kedua MotoGP 2026 yang akan digelar di Brasil.
Balapan yang berlangsung pada 20–22 Maret 2026 ini akan diadakan di Sirkuit Ayrton Senna, trek baru yang belum pernah dicicipi oleh hampir seluruh pembalap MotoGP.
Tantangan Trek Baru Tanpa Referensi
Menariknya, hampir tidak ada pembalap yang memiliki pengalaman di sirkuit ini.
Hanya beberapa nama seperti:
-
Diogo Moreira
-
Franco Morbidelli
-
Luca Marini
yang pernah melintasi trek tersebut, itupun hanya dalam acara promosi, bukan balapan resmi.
Hal ini membuat seri MotoGP Brasil 2026 diprediksi menjadi salah satu balapan paling sulit ditebak musim ini.
Modal Kuat Marquez di Trek Baru
Meski minim referensi, Marquez justru memiliki keunggulan dalam beradaptasi dengan sirkuit baru.
Pembalap berjuluk The Baby Alien ini tercatat pernah langsung menang di beberapa seri debut trek baru, seperti:
-
MotoGP Americas 2013 (COTA)
-
MotoGP Argentina 2014 (Termas de Rio Hondo)
-
MotoGP Thailand 2018 (Buriram)
-
MotoGP Hungaria 2025 (Balaton Park)
Modal ini membuatnya tetap percaya diri menghadapi GP Brasil.
“Brasil akan menjadi GP yang unik bagi semua pembalap,” ujar Marquez.
Fokus Tanpa Kesalahan Sejak Hari Pertama
Marquez menyadari bahwa kunci utama di trek baru adalah memaksimalkan sesi latihan bebas.
Dengan panjang lintasan sekitar 3,835 km, ia memperkirakan sirkuit akan terasa cepat dan menantang, terlebih dengan cuaca Brasil yang panas.
“Kami tidak memiliki referensi yang cukup. Jadi kami harus memanfaatkan hari Jumat sebaik mungkin tanpa membuat kesalahan,” kata Marquez.
Bagnaia Juga Penasaran
Rekan setim Marquez di Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, juga mengaku penasaran dengan karakter sirkuit baru tersebut.
“Selalu ada rasa penasaran saat datang ke sirkuit baru. Ini akan jadi akhir pekan yang sibuk,” ujar Bagnaia.
Murid dari Valentino Rossi itu juga menantikan atmosfer dari para penggemar MotoGP di Brasil yang dikenal sangat antusias.
Misi Awal Marquez
Pada seri ini, target Marquez tidak muluk-muluk.
Ia hanya ingin:
-
cepat beradaptasi
-
menghindari kesalahan
-
memahami karakter trek secepat mungkin
Dengan pendekatan ini, Marquez berharap bisa kembali tampil kompetitif setelah hasil kurang maksimal di seri pembuka.
