Kontroversi besar mengguncang kompetisi Eredivisie 2025-2026 setelah status kewarganegaraan Dean James dipermasalahkan.
Klub NAC Breda secara resmi meminta KNVB untuk meninjau ulang hasil pertandingan melawan Go Ahead Eagles.
Menang 6-0, Tapi Diprotes
Dalam laga yang digelar di De Adelaarshorst, Go Ahead Eagles menang telak 6-0.
Namun kemenangan tersebut kini terancam dibatalkan setelah NAC Breda menilai ada pemain yang tidak sah tampil.
NAC meminta pertandingan dinyatakan tidak sah dan berpotensi diulang karena dugaan pelanggaran regulasi pemain.
Status WNI Jadi Sorotan
Nama Dean James langsung menjadi pusat perhatian.
Media Belanda seperti De Telegraaf dan NOS menyebut bahwa pemain tersebut diduga tidak memenuhi syarat bermain karena statusnya sebagai Warga Negara Indonesia (non-Uni Eropa).
Dalam regulasi Eredivisie, pemain non-Uni Eropa wajib memiliki:
- izin kerja yang sah
- serta gaji minimum sekitar 600.000 euro per tahun
Karena Dean James resmi menjadi WNI sejak Maret 2025, muncul dugaan bahwa status kontraknya perlu disesuaikan ulang agar tetap legal.
Respons Go Ahead Eagles
Pihak Go Ahead Eagles membantah adanya pelanggaran.
Manajer umum Jan Willem van Dop menegaskan bahwa kontrak Dean James dibuat saat sang pemain masih berstatus warga Belanda.
“Dia memiliki paspor Belanda saat kami menandatangani kontrak, dan kontrak dibuat berdasarkan itu,” ujarnya.
Ia juga menyebut kasus ini sudah ditangani oleh tim hukum klub.
KNVB Turun Tangan
Menanggapi polemik ini, KNVB langsung mengambil langkah dengan membuka penyelidikan resmi.
“Kasus ini kompleks dan memiliki banyak dimensi, sehingga membutuhkan waktu untuk dipelajari secara menyeluruh,” tulis KNVB dalam pernyataan resminya.
Bisa Berdampak ke Pemain Indonesia Lain?
Kasus ini berpotensi meluas dan berdampak pada pemain Indonesia lainnya yang bermain di Belanda, seperti:
- Maarten Paes
- Justin Hubner
- Nathan Tjoe-A-On
- Miliano Jonathans
Jika regulasi diperketat, bukan tidak mungkin akan ada perubahan status atau administrasi bagi pemain-pemain tersebut.
Menunggu Keputusan Akhir
Saat ini, semua pihak masih menunggu keputusan resmi dari KNVB.
Jika terbukti terjadi pelanggaran, maka:
- hasil pertandingan bisa dibatalkan
- laga berpotensi diulang
- bahkan sanksi bisa dijatuhkan
Kasus ini menjadi salah satu kontroversi terbesar di Eredivisie musim ini.
