Max Pertimbangkan Untuk Pensiun dari F1, Frustrasi dengan Regulasi Baru 2026

Serly Maida
2 Min Read

Max Pertimbangkan Untuk Pensiun dari Formula 1 setelah mengalami awal musim yang sulit di 2026. Pembalap Red Bull tersebut terlihat tidak puas dengan performa mobilnya. Bahkan, Max Pertimbangkan Untuk Pensiun karena merasa tidak lagi menikmati balapan seperti sebelumnya.

Situasi ini semakin terasa setelah hasil kurang maksimal di beberapa seri awal. Oleh karena itu, masa depan Verstappen di F1 mulai menjadi perbincangan serius.

Max Pertimbangkan Untuk Pensiun akibat Frustrasi Regulasi Baru

Max Verstappen mengungkapkan ketidaknyamanannya terhadap mobil F1 2026. Ia menilai regulasi baru terlalu menekankan tenaga listrik. Menurutnya, karakter mobil kini terasa berbeda dari sebelumnya.

Ia bahkan menyebut mobil saat ini seperti Formula E yang diperkuat. Hal tersebut membuat pengalaman balap terasa kurang alami. Selain itu, ia mengaku tidak menikmati cara mobil dikendarai.

“Ketika Anda berada di posisi ke-7 atau ke-8, dan Anda tidak menikmati keseluruhan formula di baliknya, itu tidak terasa alami bagi seorang pebalap,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya terus mencoba beradaptasi. Namun demikian, proses tersebut terasa sangat sulit. Oleh karena itu, ia mulai mempertimbangkan langkah ke depan.

Performa Red Bull Menurun dan Masa Depan Mulai Dipertanyakan

Di sisi lain, performa Red Bull belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Verstappen hanya mengumpulkan 12 poin dari tiga balapan awal. Ia juga belum meraih podium musim ini.

Selain itu, ia tertinggal cukup jauh dari pemimpin klasemen. Kondisi ini semakin memperburuk situasi yang ia rasakan. Ia pun mulai mempertanyakan apakah karier di F1 masih layak dilanjutkan.

“Anda hanya berpikir apakah itu sepadan? Atau apakah saya lebih menikmati berada di rumah bersama keluarga saya?” katanya.

Meskipun masih terikat kontrak hingga 2028, situasi bisa berubah. Ia disebut memiliki klausul yang memungkinkan keluar lebih awal. Namun demikian, Verstappen tetap menyebut Red Bull sebagai keluarga kedua.

Ia menutup dengan pernyataan bahwa dirinya terus mencoba menikmati balapan. Meski begitu, ia mengakui hal tersebut kini terasa semakin sulit.

Share This Article