Mekanik Verstappen, Ole Schack, dikabarkan akan meninggalkan Red Bull

Eryana
By
2 Min Read

Menurut laporan, mekanik utama Max Verstappen, Ole Schack, diperkirakan akan meninggalkan Red Bull setelah lebih dari 20 tahun bersama tim tersebut.

Ole Schack, mekanik utama Max Verstappen yang telah lama bekerja untuk tim tersebut, dikabarkan akan meninggalkan Red Bull, menurut informasi dari PlanetF1.

Mekanik asal Denmark ini telah menjadi bagian dari tim sejak awal berdirinya dan telah menghadiri setiap balapan Formula 1 sejak 2005, menjadikannya salah satu anggota kru lintasan yang paling berpengalaman.

PlanetF1 melaporkan bahwa Schack telah memberi tahu tim tentang niatnya untuk pindah dan mencari tantangan baru. Pembicaraan masih berlangsung tentang kapan tepatnya ia akan pergi, dengan mekanik tersebut dikabarkan menginginkan masa pemberitahuan yang lebih singkat.

Keputusannya diyakini terkait dengan perubahan baru-baru ini di dalam Red Bull, termasuk perombakan kepemimpinan dan kepergian beberapa tokoh kunci.

Schack telah bekerja sama erat dengan Verstappen selama tahun-tahun paling suksesnya di Formula 1 dan telah menjadi sosok yang konsisten di garasi selama dua dekade.

Kepergiannya yang diperkirakan akan terjadi ini menyusul kepergian tokoh-tokoh besar lainnya dalam beberapa bulan terakhir, termasuk mantan kepala tim Christian Horner, yang meninggalkan tim musim panas lalu, penasihat Helmut Marko, kepala strategi Will Courtenay, dan kepala perancang Craig Skinner, yang menyoroti skala perubahan di dalam Red Bull. Pada tahun-tahun sebelumnya, tim yang berbasis di Milton Keynes ini juga ditinggalkan oleh tokoh-tokoh seperti Adrian Newey dan Jonathan Wheatley.

Share This Article