Para pemangku kepentingan Formula 1 telah memulai serangkaian pertemuan penting untuk meninjau peraturan 2026, dengan manajemen energi dan keselamatan sebagai topik utama setelah balapan pembuka.
Formula 1 telah mengambil langkah pertama menuju kemungkinan perubahan peraturan 2026, ketika FIA, tim, dan produsen unit daya bertemu pada hari Kamis untuk menilai masalah yang terlihat dalam tiga balapan pembuka.
Diskusi tersebut terutama berfokus pada manajemen energi, yang telah menjadi salah satu aspek yang paling banyak diperdebatkan dari peraturan baru. Peningkatan porsi daya listrik telah menciptakan situasi di mana pembalap tidak dapat mendorong secara konsisten, terutama dalam kualifikasi, dan telah menimbulkan kekhawatiran tentang kualitas balapan.
Topik penting lainnya adalah keselamatan. Kecelakaan baru-baru ini yang melibatkan Oliver Bearman menyoroti risiko yang terkait dengan perbedaan kecepatan yang besar antar mobil, yang disebabkan oleh perbedaan penggunaan energi. Beberapa pembalap telah memperingatkan tentang masalah ini dalam beberapa minggu terakhir.
Solusi potensial sekarang sedang dipertimbangkan. Ini termasuk penyesuaian batas daya baterai, jumlah total energi yang dapat digunakan per putaran, dan kemungkinan perubahan pada aerodinamika aktif. Setiap modifikasi pada aliran bahan bakar dipandang sebagai opsi jangka panjang, bukan sesuatu yang harus segera diterapkan.
Pertemuan hari Kamis digambarkan produktif, dengan semua pihak terbuka untuk menyempurnakan peraturan meskipun dalam konteks persaingan.
Diskusi lebih lanjut telah dijadwalkan. Pertemuan yang berfokus pada peraturan olahraga akan berlangsung pada tanggal 15 April, diikuti oleh sesi teknis lainnya pada tanggal 16 April. Momen kunci diperkirakan pada tanggal 20 April, ketika kepala tim dan CEO F1 Stefano Domenicali akan bergabung dalam pembicaraan untuk mengevaluasi perubahan yang diusulkan dan memutuskan langkah selanjutnya.
Setiap penyesuaian yang disepakati masih memerlukan persetujuan formal dari FIA sebelum dapat diterapkan.
