Pembalap Scuderia Ferrari HP, Charles Leclerc, harus menelan kekecewaan usai gagal meraih podium dalam balapan utama Formula 1 GP Miami 2026. Balapan yang berlangsung di Miami International Autodrome pada Senin (4/5/2026) dini hari WIB itu awalnya berjalan cukup menjanjikan bagi Leclerc.
Memulai balapan dari posisi ketiga, Leclerc sempat mengambil alih pimpinan lomba setelah Max Verstappen mengalami spin di Tikungan 2 pada lap pembuka. Situasi semakin dinamis ketika insiden yang melibatkan Isack Hadjar dan Pierre Gasly memicu keluarnya Safety Car.
Setelah balapan kembali dilanjutkan pada Lap 13, Leclerc mulai kehilangan momentum. Ia disalip oleh Lando Norris yang kemudian mengambil alih posisi terdepan. Tak lama berselang, Kimi Antonelli juga berhasil melewati Leclerc, membuat pembalap Ferrari tersebut harus berjuang mempertahankan posisi.
Pada Lap 22, Leclerc melakukan pit stop yang membuatnya terlempar ke posisi ke-12. Meski demikian, ia menunjukkan daya juang tinggi dengan perlahan memperbaiki posisi. Memasuki 10 lap terakhir, Leclerc bahkan berhasil naik ke posisi ketiga setelah menyalip Verstappen.
Namun, drama terjadi di lap terakhir. Oscar Piastri berhasil menyalip Leclerc, yang kemudian melakukan kesalahan fatal berupa spin. Insiden ini membuatnya kehilangan beberapa posisi sekaligus, disalip oleh George Russell dan Verstappen.
Leclerc sejatinya menyentuh garis finis di posisi keenam. Namun, hasil tersebut belum final. Ia dijatuhi hukuman oleh FIA Stewards karena terbukti beberapa kali melanggar batas lintasan. Karena penalti diberikan setelah balapan usai, hukuman tersebut dikonversi menjadi tambahan waktu 20 detik, yang membuat Leclerc turun ke posisi kedelapan.
Usai balapan, Leclerc tak menutupi rasa kecewanya. Ia mengakui kesalahan di lap terakhir sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya dan berdampak besar terhadap hasil akhir.
“Saya sangat kecewa pada diri saya sendiri. Kesalahan di lap terakhir sepenuhnya kesalahan saya dan itu membuat kami kehilangan posisi penting,” ujarnya.
Hasil ini membuat Leclerc tetap berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 59 poin. Ia masih tertinggal cukup jauh dari Antonelli yang memimpin klasemen, menandakan bahwa perjuangannya di musim ini masih panjang dan penuh tantangan.
