Legenda Real Madrid, Toni Kroos, melontarkan kritik tajam setelah kekalahan Los Blancos dari Barcelona di laga El Clasico. Hasil tersebut memastikan Madrid gagal meraih gelar La Liga musim ini sekaligus kembali kalah bersaing dari rival abadinya.
Dalam podcast pribadinya, Kroos mengaku sulit menerima kondisi mantan klubnya yang dinilai jauh dari standar Real Madrid. Menurutnya, dua musim tanpa dominasi merupakan situasi yang tidak bisa diterima bagi klub sebesar Los Blancos.
Kroos juga menyoroti berbagai masalah internal yang disebut memperburuk performa tim sepanjang musim. Ia menyinggung konflik antarpemain seperti Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde, serta isu ruang ganti yang terus bocor ke media.
Mantan gelandang timnas Jerman itu bahkan mengaku lega ketika pertandingan El Clasico berakhir. Kroos merasa Madrid tampil tanpa harapan sejak Barcelona unggul cepat lewat gol Marcus Rashford dan Ferran Torres.
Kekalahan tersebut kini memperbesar tekanan terhadap manajemen dan staf pelatih Madrid. Sejumlah laporan juga mulai mengaitkan nama Jose Mourinho dengan kemungkinan kembali ke Santiago Bernabeu, sementara Kroos disebut berpotensi mendapat peran baru di lingkungan klub.
