Terbantai 1-14 dari JDT, Klub Yohanes Kandaimu di Liga Malaysia Dikabarkan Menunggak Gaji Pemain hingga 3 Bulan

Dravios
By
2 Min Read

Klub Liga Malaysia, Kelantan The Real Warriors (TRW), tengah diterpa situasi pelik usai dikabarkan menunggak gaji pemain hingga tiga bulan.

Kondisi ini tentu ikut berdampak kepada pemain Indonesia, Yohanes Kandaimu, yang baru bergabung dengan klub tersebut pada paruh musim 2025/2026.

Bek asal Kabupaten Mappi, Papua Selatan itu direkrut Kelantan TRW dari Persipal FC pada Februari lalu.

Ironisnya, di tengah kondisi internal yang kacau, Kelantan baru saja menelan kekalahan memalukan usai dihancurkan Johor Darul Takzim (JDT) dengan skor telak 1-14.

Kandaimu juga tampil pada laga tersebut dan harus merasakan salah satu kekalahan terbesar dalam sejarah Liga Malaysia.

Situasi internal klub mulai terbongkar setelah kapten tim, Azam Azih, mengunggah sindiran keras melalui media sosial.

Ia secara terbuka menagih pembayaran gaji kepada CEO Kelantan TRW, Dato Irwan Rizal.

“Dato Irwan Rizal, jangan lupa ya bayar gaji kami,” tulis Azam Azih melalui Instagram Story.

Kabar mengenai tunggakan gaji selama tiga bulan juga disampaikan jurnalis Astro Arena, Zulhelmi Zainal Azam.

Menurut laporan tersebut, para pemain Kelantan TRW belum menerima hak mereka sejak Maret 2026.

Masalah finansial itu diyakini sangat memengaruhi kondisi mental dan performa tim di lapangan.

Hal tersebut terlihat jelas saat Kelantan tidak mampu memberikan perlawanan berarti ketika dibantai JDT dengan skor mencolok.

Pengakuan lebih mengejutkan datang dari pelatih fisik Kelantan, Kamarul Dinis Kamaruddin.

Ia menggambarkan situasi klub seperti kapal tanpa kapten karena minimnya komunikasi dari manajemen.

“Kami seperti kapal tanpa kapten, artinya kami harus bergerak sendiri,” ujar Kamarul.

“Manajemen belum pernah memberi kami kabar apa pun sampai sekarang.”

“Masalah gaji belum diterima sejak Maret lalu.”

“Kami hanya menerima satu kali pembayaran menjelang Idul Fitri.”

“Meskipun suasana hati para pemain negatif, kami tetap datang bersama staf pelatih dan staf pendukung,” lanjutnya.

Situasi ini membuat masa depan Kelantan TRW semakin disorot publik sepak bola Malaysia.

Sementara itu, Yohanes Kandaimu kini ikut berada dalam situasi sulit di tengah kariernya yang baru dimulai di kompetisi luar negeri.

Share This Article