Norris Ingin Balapan di Le Mans bersama McLaren

Serly Maida
3 Min Read

Norris Ingin Balapan di Le Mans setelah melihat perkembangan besar program balap ketahanan McLaren untuk beberapa tahun mendatang. Pembalap Inggris tersebut mulai membuka peluang mencoba tantangan baru di luar Formula 1. Selain itu, proyek Hypercar McLaren memberi kesempatan menarik bagi para pembalap utama tim. Ambisi untuk tampil di balapan legendaris Le Mans kini semakin realistis.


Norris Ingin Balapan di Le Mans Bersama McLaren

Lando Norris mengaku tertarik mencoba ajang 24 Hours of Le Mans di masa depan. Ia merasa masih ingin mengeksplorasi berbagai kategori balap selain Formula 1. Menurutnya, kesempatan tersebut sangat menarik karena McLaren akan kembali ke balap ketahanan.

Selain itu, Norris mengakui dirinya masih memiliki banyak target dalam karier balapnya. Ia juga belum ingin membatasi diri hanya di Formula 1. Oleh karena itu, Le Mans dianggap sebagai pengalaman yang ingin ia rasakan suatu hari nanti.

Di sisi lain, McLaren memang sedang membangun proyek besar untuk Kejuaraan Ketahanan Dunia FIA. Tim asal Woking itu telah meluncurkan Hypercar MCL-HY yang akan debut pada 2027. Mobil tersebut dipersiapkan untuk bersaing di Le Mans dan WEC.

Namun demikian, Norris menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini tetap Formula 1. Ia masih ingin berkembang dan menikmati persaingan di level tertinggi motorsport dunia. Meski begitu, pintu menuju Le Mans tetap terbuka.


Program Hypercar McLaren dan Dukungan Zak Brown

Sementara itu, CEO McLaren Racing Zak Brown memberikan dukungan penuh terhadap ide tersebut. Ia mengaku sangat menyukai konsep pembalap yang tampil di berbagai kategori balap. Menurutnya, semangat seperti itu mulai jarang ditemukan di era modern.

Selain itu, Brown mengungkapkan bahwa dirinya sudah berbicara dengan Norris dan Oscar Piastri soal Le Mans. Keduanya disebut sangat tertarik untuk mencoba balapan ketahanan tersebut di masa depan.

Di sisi lain, Brown juga menilai Le Mans memiliki daya tarik luar biasa. Ia menyebut McLaren ingin kembali mengejar prestasi besar di ajang endurance. Sebagai satu-satunya tim peraih Triple Crown, McLaren ingin menghidupkan kembali sejarah tersebut.

Namun demikian, jadwal Formula 1 yang padat tetap menjadi tantangan utama. Tim harus menyusun rencana dengan hati-hati agar tidak bentrok dengan kalender balap lainnya.


Ambisi Baru di Luar Formula 1

Selain itu, proyek Hypercar McLaren terus menunjukkan perkembangan positif. Mobil MCL-HY bahkan sudah menjalani pengujian awal bersama Mikkel Jensen. Hal ini menjadi langkah penting menuju debut resmi pada 2027.

Di sisi lain, Norris sebelumnya juga pernah menyatakan minatnya terhadap Le Mans pada 2025. Ketertarikannya terhadap balapan endurance tampak semakin serius seiring perkembangan program McLaren.

Dengan demikian, peluang melihat Norris tampil di Le Mans semakin terbuka. Jika semua berjalan sesuai rencana, pembalap Inggris tersebut bisa menjadi bagian penting proyek Hypercar McLaren di masa depan.

Share This Article