Rivalitas pembalap muda Indonesia dan Malaysia kembali tersaji di ajang balap internasional. Setelah persaingan Veda Ega Pratama dan Hakim Danish mencuri perhatian di level Moto3, kini duel serupa hadir di Moto4 Eropa 2026.
Ajang tersebut menjadi bagian dari rangkaian Moto Junior yang musim ini membuka seri perdana di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, pada 22-24 Mei 2026.
Indonesia kembali memiliki wakil di kompetisi bergengsi tersebut setelah musim lalu Muhammad Kiandra Ramadhipa menjadi pembalap pertama Tanah Air yang menembus level Eropa dari jalur Talent Cup dan Moto4.
Kini giliran Ziven Rozul Abiy Salim yang membawa harapan Merah Putih di Moto4 Eropa 2026. Pembalap berusia 15 tahun asal Bogor itu mendapat dukungan dari Niti Racing dan Doni Racing School.
Sebelumnya, Ziven sudah memiliki pengalaman tampil di Thailand Talent Cup. Pengalaman tersebut membuatnya cukup familiar dengan motor Honda NSF250R yang akan digunakannya di Moto4 Eropa.
“Targetnya bisa lebih baik dari sebelumnya, bisa masuk zona poin,” ujar Ziven dalam wawancara dengan Mandalika Racing Series.
Persaingan di Moto4 Eropa musim ini tidak hanya menghadirkan pembalap dari Eropa. Beberapa rider Asia Tenggara juga ikut ambil bagian, termasuk Alfonsi Daquian dari Filipina, Noprutpong Bunprawes dari Thailand, dan Qabil Irfan Azlan dari Malaysia.
Nama terakhir menjadi sorotan karena digadang-gadang sebagai salah satu talenta muda terbaik Malaysia saat ini.
Qabil Irfan Azlan sebelumnya tampil impresif di Moto4 Asia 2026 dengan finis kedua pada seri pembuka di Buriram, Thailand.
Pembalap berusia 14 tahun itu juga sudah memiliki pengalaman balapan di Eropa setelah musim lalu mengikuti Talent Cup dari Spanish Superbike Championship dan berhasil menjadi juara.
Qabil mendapat dukungan penuh dari SIC (Sepang International Circuit), institusi yang juga menaungi Hakim Danish yang kini berlaga di Moto3.
Pada Moto4 Eropa 2026, Qabil memperkuat tim SIC-GRYD Racing dan datang dengan ambisi besar.
“Saya sangat bersemangat untuk memulai tantangan di Moto4 European Cup,” kata Qabil.
“Ini adalah kesempatan besar bagi saya untuk belajar dan berkompetisi dengan para pembalap terbaik di Eropa.”
“Tentu saja target saya adalah memberikan performa terbaik dan bersaing dengan kelompok terdepan,” lanjutnya.
Ia juga mengakui bahwa persaingan di Eropa jauh lebih ketat dibanding Asia sehingga membutuhkan adaptasi lebih besar.
“Saya tahu tantangan di sini sangat berbeda dan tingkat persaingannya lebih tinggi. Jadi saya perlu bekerja lebih keras terutama dalam hal kebugaran, beradaptasi dengan motor, dan memahami sirkuit dengan lebih baik,” ujarnya.
MotoJunior Catalunya sendiri akan menggelar balapan utama pada Minggu (24/5/2026) mulai pukul 15.45 WIB.
Selain Ziven Rozul, Indonesia juga akan diwakili Muhammad Kiandra Ramadhipa yang turun di kategori Moto3 Junior World Championship.
