Klub Liga Italia (Serie A), AC Milan, dilaporkan tengah membidik langkah besar untuk memperkuat lini serang mereka pada musim mendatang.
Nama penyerang legendaris Barcelona, Robert Lewandowski, kini muncul ke permukaan sebagai target utama dalam bursa transfer musim panas demi mendongkrak ketajaman tim yang dianggap meredup sepanjang kompetisi Liga Italia 2025-2026.
Ketertarikan AC Milan terhadap kapten timnas Polandia tersebut sejatinya bukan hal baru, namun dinamika internal klub menjadi tantangan tersendiri dalam merealisasikan transfer ini.
Meski manajemen menyadari perlunya sosok penyerang tengah yang berpengalaman, terdapat perbedaan visi mengenai struktur finansial di tingkat petinggi klub.
Kabar mengenai kedekatan Rossoneri dengan sang pemain semakin menguat setelah Direktur Olahraga Milan, Igli Tare, dilaporkan bertemu dengan agen dari Robert Lewandowski, yakni Pini Zahavi.
Pertemuan yang dikabarkan berlangsung dalam sebuah jamuan makan malam tersebut menjadi sinyal awal adanya negosiasi serius untuk memboyong sang pemain ke panggung Serie A setelah kontraknya di Camp Nou berakhir pada Juni mendatang.
Namun, langkah ini mendapatkan ganjalan dari sisi kebijakan manajerial. CEO Rossoneri, Giorgio Furlani, dikabarkan tidak berminat untuk memenuhi tuntutan gaji tinggi bagi pemain yang telah melewati usia 30 tahun.
Hal inimenjadi hambatan krusial, mengingat Lewandowski tetap memiliki nilai pasar yang tinggi dan diminati oleh klub lain seperti Juventus serta tawaran menggiurkan dari klub MLS.
Kegagalan Niclas Fullkrug dan Pencarian Striker Baru
Keputusan Milan untuk mengejar striker kelas dunia tidak lepas dari situasi lini depan mereka saat ini.
Laporan terbaru menunjukkan bahwa klub tidak akan mengaktifkan opsi pembelian permanen untuk penyerang asal Jerman, Niclas Fullkrug, yang dipinjam dari West Ham pada Januari lalu.
Sejak mendarat di San Siro, Fullkrug gagal memberikan dampak signifikan dengan hanya mencatatkan satu gol dari 16 penampilan.
Baca juga: Taktik AC Milan dalam Transfer Moise Kean, Manfaatkan Santiago Gimenez
Performa tersebut diyakini belum cukup kuat untuk membuat Milan mengeluarkan dana sebesar 5 juta euro guna mempermanenkan jasanya.
Akibatnya, pemain internasional Jerman tersebut diprediksi akan dikembalikan ke Premier League pada akhir musim nanti.
Kebutuhan Mendesak di Lini Depan
Situasi ini membuat kebutuhan Milan akan penyerang murni menjadi prioritas yang tidak bisa ditunda.
Selama penyerang utama Santiago Gimenez dibekap cedera, Massimiliano Allegri harus memutar otak dengan menempatkan pemain seperti Rafael Leao, Christian Pulisic, atau Christopher Nkunku di posisi yang bukan merupakan posisi alami mereka sebagai penyerang tengah tradisional.
Kini, keputusan ada di tangan manajemen untuk menentukan apakah mereka akan melonggarkan kebijakan gaji demi mendatangkan kualitas instan dari seorang bintang dunia.
Jika tidak ada titik temu terkait finansial, perburuan striker baru bagi AC Milan dipastikan akan terus berlanjut ke nama-nama alternatif lainnya.
