Alvaro Arbeloa mengirim pesan tidak langsung kepada bintang Real Madrid, Kylian Mbappe.
storysport – Sorotan terhadap Kylian Mbappe kembali menguat di Madrid. Bukan hanya dari media, sinyal ketidakpuasan juga disebut mulai muncul dari internal Real Madrid. Situasi ini dipicu keputusan Mbappe yang kembali meninggalkan kota saat masih dalam masa pemulihan cedera, untuk ketiga kalinya musim ini.Momen tersebut terjadi pada Minggu malam waktu setempat, tepat saat Madrid memulai laga melawan Espanyol.
Saat tim bertanding, Mbappe justru terlihat mendarat di Spanyol dengan jet pribadi bersama pasangannya, Ester Exposito. Adegan itu dilaporkan tidak disambut baik oleh Presiden klub, Florentino Perez.
Pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, tidak secara langsung menegur Mbappe.
Dalam wawancara dengan Marca, ia menegaskan bahwa pemain tetap memiliki kebebasan di luar jadwal resmi klub.
“Seluruh perencanaan untuk pemain cedera berada di bawah kendali tim medis Real Madrid. Mereka yang menentukan kapan pemain harus berada di Valdebebas dan kapan tidak,” kata Arbeloa.
“Di luar itu, setiap pemain bebas menggunakan waktu luangnya sesuai penilaian masing-masing, dan saya tidak bisa ikut campur,” ujarnya.
Komitmen Pemain
Meski begitu, sebagian besar pertanyaan yang diterima Arbeloa dalam konferensi pers berkisar pada komitmen pemain, terutama Mbappe. Performa Vinicius Junior juga ikut disorot, dengan perbandingan mulai muncul soal siapa yang layak menjadi pusat permainan tim.
Arbeloa menegaskan tidak meragukan komitmen anak asuhnya, tetapi ia menekankan besarnya tanggung jawab bermain untuk Real Madrid.
“Saya tidak meragukan komitmen pemain mana pun. Mereka semua tahu betapa pentingnya pertandingan-pertandingan ini,” ujarnya.
“Tidak pernah ada, tidak ada, dan tidak akan pernah ada klub yang lebih besar dari Real Madrid. Saya yakin semua pemain memahami itu, apa yang mereka wakili, di mana mereka berada, dan betapa beruntungnya mereka bisa ada di sini.”
