Eddie Howe Soroti Penalti Kontroversial saat Barcelona Hancurkan Newcastle 7-2 di Liga Champions

Stefanos Nugraha
3 Min Read

Pelatih Newcastle United, Eddie Howe, melontarkan kritik terhadap keputusan wasit yang memberikan penalti untuk FC Barcelona dalam laga babak 16 besar Liga Champions UEFA. Pertandingan yang berlangsung di Camp Nou itu berakhir dengan skor mencolok 7-2 untuk kemenangan Barcelona.

Penalti Jadi Titik Balik Pertandingan

Momen krusial terjadi menjelang akhir babak pertama ketika wasit menunjuk titik putih setelah insiden antara Kieran Trippier dan Raphinha yang ditinjau melalui VAR.

Eksekusi penalti yang diselesaikan oleh Lamine Yamal membawa Barcelona unggul 3-2 tepat sebelum turun minum. Howe menilai gol tersebut sangat memengaruhi kondisi mental timnya.

Menurutnya, jika skor tetap imbang hingga jeda, Newcastle memiliki peluang lebih besar untuk melanjutkan permainan dengan kepercayaan diri tinggi.

Newcastle Sempat Beri Perlawanan Sengit

Sebelum insiden penalti, Newcastle sebenarnya tampil cukup kompetitif. Mereka dua kali berhasil menyamakan skor melalui gol Anthony Elanga setelah tertinggal dari gol Raphinha dan Marc Bernal.

Performa tersebut menunjukkan bahwa Newcastle mampu mengimbangi permainan Barcelona, setidaknya di sepanjang babak pertama.

Eddie Howe Pertanyakan Konsistensi Wasit

Eddie Howe mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap keputusan wasit yang dianggap tidak konsisten. Ia merasa timnya juga layak mendapatkan penalti dalam situasi serupa, tetapi tidak diberikan.

Menurut Howe, keputusan tersebut terasa berat sebelah dan sangat menentukan jalannya pertandingan, terutama karena terjadi di momen krusial sebelum babak pertama berakhir.

Babak Kedua Jadi Milik Barcelona

Memasuki babak kedua, Barcelona tampil jauh lebih dominan. Tim tuan rumah mampu memanfaatkan setiap kesalahan yang dilakukan lini pertahanan Newcastle.

Howe mengakui timnya kehilangan energi serta gagal menjaga fokus setelah kebobolan gol ketiga. Kondisi tersebut membuat Newcastle kesulitan untuk kembali ke dalam permainan.

Banyak Kesalahan Individu Jadi Penyebab Kekalahan

Selain faktor keputusan wasit, Howe juga menyoroti banyaknya kesalahan individu yang dilakukan para pemainnya. Ia menilai lini pertahanan Newcastle tidak tampil dalam performa terbaik seperti pada laga sebelumnya.

Meski demikian, Howe tetap memberikan apresiasi atas penampilan timnya di babak pertama yang dinilai sudah sesuai dengan gaya bermain yang diinginkan.

Kekalahan telak dari Barcelona menjadi akhir perjalanan Newcastle United di Liga Champions musim ini dengan agregat 3-8. Eddie Howe menilai penalti kontroversial menjadi titik balik pertandingan, namun juga mengakui bahwa timnya harus memperbaiki kesalahan individu. Kini Newcastle harus segera bangkit dan fokus menghadapi laga berikutnya di kompetisi domestik.

Share This Article