Harapan Baru Seiring Kemajuan Rencana Kembalinya F1 di Korea Selatan

Eryana
By
2 Min Read

Korea Selatan semakin mendekati kembalinya ke kalender Formula 1 setelah studi kelayakan yang positif mendukung rencana pembangunan sirkuit jalanan baru di Incheon.

 

Kembalinya Korea Selatan ke kalender Formula 1 semakin mendekati kenyataan. Sebuah studi kelayakan baru-baru ini telah mengkonfirmasi bahwa membawa kembali olahraga ini akan masuk akal secara ekonomi, memberikan dukungan baru untuk rencana balapan baru di Incheon.

Negara ini terakhir kali menjadi tuan rumah Grand Prix pada tahun 2013 di Sirkuit Internasional Korea, tetapi proyek tersebut mengalami kesulitan sejak awal. Sirkuit tersebut belum sepenuhnya siap, dan minat di kalangan penggemar lokal tetap rendah. Akibatnya, Formula 1 menghilang dari Korea Selatan setelah hanya empat balapan. Namun sejak itu, popularitas olahraga ini telah meningkat, terutama di kalangan penonton muda.

Para pejabat sekarang percaya bahwa kondisinya sangat berbeda. “Berdasarkan hasil studi ini, kami akan terus mempertimbangkan untuk menarik kompetisi ini,” kata Pemerintah Metropolitan Incheon setelah menerbitkan studi tersebut. Rencana tersebut berfokus pada sirkuit jalanan baru di sekitar wilayah Songdo, yang dirancang untuk menyamai tempat-tempat Formula 1 modern.

Lintasan yang diusulkan akan memiliki panjang hampir lima kilometer, dengan 15 tikungan dan kombinasi lintasan lurus cepat serta bagian-bagian teknis. Sirkuit ini terinspirasi dari sirkuit seperti Marina Bay Street Circuit, yang bertujuan untuk menghadirkan kecepatan dan tontonan. Penyelenggara memperkirakan hingga 400.000 pengunjung selama akhir pekan balapan, yang menggarisbawahi skala proyek tersebut.

Terdapat juga dukungan finansial yang kuat di balik ide tersebut. Dukungan pemerintah, dikombinasikan dengan proyeksi pendapatan pariwisata, dapat menghasilkan miliaran dan menciptakan ribuan lapangan kerja. Kepala tim Mercedes, Toto Wolff, telah menggambarkan Korea Selatan sebagai “pasar yang belum dimanfaatkan”, menambahkan bahwa “akan sangat bagus jika kami dapat kembali dan menunjukkan bagaimana Formula 1 telah berubah selama 10 tahun terakhir.”

Share This Article