storysport – Joan Laporta kembali terpilih sebagai presiden Barcelona setelah memenangkan pemilihan klub yang digelar pada Minggu 15 Maret 2026 waktu setempat. Kemenangan tersebut memastikan ia akan memimpin klub Catalan itu hingga tahun 2031.
Laporta meraih dukungan mayoritas anggota klub yang memberikan suara dalam pemilu tersebut. Hasil ini memperkuat posisinya sebagai figur utama dalam arah kepemimpinan Barcelona untuk beberapa tahun ke depan.
Pemilihan presiden Barcelona sendiri merupakan salah satu tradisi unik dalam dunia sepak bola, karena para anggota klub memiliki hak untuk menentukan langsung siapa yang memimpin institusi tersebut.
Laporta Menang Telak dalam Pemilihan Presiden
Kali ini, Laporta memenangkan pemilihan presiden dengan selisih yang cukup besar. Ia memperoleh 32.934 suara dari total 48.480 suara yang masuk, atau setara dengan 68,18 persen.
Sementara itu pesaingnya, Victor Font, mendapatkan 14.385 suara atau sekitar 29,8 persen dari total suara. Hasil ini memastikan Laporta kembali memimpin Barcelona untuk periode baru hingga 2031.
Sebanyak 48.480 anggota klub menggunakan hak pilih mereka dalam pemilihan tersebut. Angka itu mewakili 42,34 persen dari total 114.504 pemilih yang terdaftar.
Sebagian besar pemilih memberikan suara mereka di Camp Nou dengan total 43.282 orang. Sisanya tersebar di Girona sebanyak 2.223 suara, Tarragona 1.672 suara, Lleida 741 suara, dan Andorra 562 suara.
Partisipasi dalam pemilihan kali ini masih berada di bawah beberapa edisi sebelumnya. Rekor partisipasi terjadi pada 2010 dengan 57.088 suara, sementara pemilu 2021 mencatat 56.360 suara.
Meski begitu, angka tersebut masih lebih tinggi dibanding pemilihan tahun 2015 yang mencatat 47.270 suara.

