Luka Modrić kembali menjadi sorotan setelah memberikan sinyal kuat mengenai masa depannya bersama AC Milan. Di tengah berbagai spekulasi yang menyebut dirinya akan segera meninggalkan San Siro pada akhir musim, gelandang veteran asal Kroasia itu justru menegaskan bahwa dirinya masih sangat menikmati perjalanan bersama Rossoneri.
Pemain berusia 40 tahun tersebut bahkan secara terbuka mengungkapkan ambisinya untuk tetap bertahan dan mempersembahkan trofi bagi Milan sebelum benar-benar menutup karier profesionalnya.
Pernyataan Modric langsung disambut antusias oleh para pendukung Milan yang masih berharap sang legenda sepak bola Eropa itu bertahan setidaknya semusim lagi.
Fokus Modric Saat Ini Masih untuk Milan
Kontrak Luka Modric bersama AC Milan memang akan berakhir pada 30 Juni mendatang. Situasi tersebut membuat rumor mengenai masa depannya terus bermunculan dalam beberapa bulan terakhir.
Meski begitu, Modric memilih untuk tidak terlalu memikirkan spekulasi transfer dan lebih fokus membantu Milan menyelesaikan musim dengan hasil terbaik.
Saat ini, Rossoneri masih berjuang mengamankan tiket menuju Liga Champions musim depan. Karena itu, perhatian utama Modric tertuju pada pertandingan penting melawan Cagliari yang bisa menentukan nasib Milan di akhir musim.
“Saya sangat bahagia di Milan, tetapi hal terpenting sekarang adalah pertandingan melawan Cagliari pada hari Minggu dan lolos ke Liga Champions,” ujar Modric dalam wawancara bersama Sport Mediaset.
Ia juga menegaskan bahwa hubungan dirinya dengan klub berjalan sangat baik, mulai dari manajemen hingga staf pelatih.
“Untuk sisanya, nanti kita lihat. Saya punya hubungan yang baik dengan klub, manajemen, dan pelatih,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut dianggap sebagai sinyal positif bahwa peluang Modric bertahan masih sangat terbuka.
Belum Ingin Menutup Karier Tanpa Trofi di Milan

Kehadiran Luka Modric di AC Milan sejak awal memang membawa ekspektasi besar. Pengalaman, kualitas, dan mental juara yang dimilikinya diharapkan mampu membantu Rossoneri kembali bersaing di level tertinggi.
Meski usianya sudah tidak muda lagi, Modric tetap menunjukkan kualitas sebagai salah satu gelandang terbaik generasinya. Pengaruhnya di ruang ganti juga disebut sangat besar bagi pemain-pemain muda Milan.
Namun hingga kini, Modric belum berhasil mempersembahkan trofi untuk Milan. Hal itulah yang membuat dirinya masih memiliki ambisi kuat untuk bertahan.
“Saat memilih Milan, tujuan saya adalah membantu tim dan mencoba meraih kemenangan,” kata Modric.
Ia mengakui musim ini belum berjalan sesuai harapan. Milan sempat mengalami inkonsistensi performa dan beberapa kali kehilangan poin penting di Serie A.
Meski demikian, Modric menegaskan dirinya belum puas dan masih ingin memberikan sesuatu yang spesial untuk klub.
“Musim ini itu belum terjadi, tetapi jelas saya ingin memenangkan trofi bersama Milan,” tambahnya.
Kalimat tersebut langsung membuat banyak pendukung Rossoneri berharap manajemen segera menawarkan kontrak baru untuk sang gelandang.
Luka Modric Mulai Jatuh Cinta dengan Kehidupan di Milan
Selain faktor sepak bola, kehidupan pribadi Modric di Kota Milan juga disebut menjadi alasan mengapa dirinya merasa nyaman bertahan di Italia.
Mantan pemain Real Madrid itu mengaku sangat menikmati atmosfer kota Milan yang menurutnya memiliki kombinasi sempurna antara kehidupan modern, budaya, dan suasana santai.
“Kotanya luar biasa, saya menyukainya,” ungkap Modric.
Ia juga secara khusus memuji makanan Italia yang menjadi salah satu favoritnya selama tinggal di Milan.
“Makanannya luar biasa, pasta adalah makanan favorit saya,” ujarnya sambil tersenyum.
Tidak hanya itu, Modric juga menyukai lokasi geografis Milan yang dekat dengan berbagai destinasi wisata alam.
“Kota ini dekat dengan pegunungan, laut, dan danau,” tambahnya.
Kedekatan emosional dengan kota dan lingkungan klub membuat peluang Modric bertahan semakin besar meski usianya sudah memasuki kepala empat.
Kondisi Cedera Mulai Membaik
Di tengah rumor kontrak, Modric juga tengah menjalani proses pemulihan cedera tulang pipi retak yang sempat membuatnya absen.
Meski begitu, perkembangan kondisinya disebut sangat positif. Ia bahkan sudah kembali mengikuti latihan bersama skuad utama Milan dalam beberapa hari terakhir.
Modric mengaku kini mulai terbiasa menggunakan masker pelindung wajah demi mengurangi risiko benturan saat bertanding.
“Saya merasa baik dan kondisi fisik saya terus membaik. Saya sudah kembali berlatih bersama tim dan mulai terbiasa memakai masker,” jelasnya.
Semangatnya untuk segera kembali bermain juga terlihat sangat besar.
“Saya siap kembali. Saya sangat ingin bermain lagi,” tambah Modric.
Kembalinya Modric tentu menjadi kabar baik bagi Milan yang sedang membutuhkan pengalaman dan ketenangan di fase akhir musim.
Allegri Disebut Punya Hubungan Baik dengan Modric

Dalam wawancara tersebut, Modric juga mendapat pertanyaan mengenai hubungannya dengan Massimiliano Allegri.
Beberapa pihak mulai berspekulasi bahwa Modric berpotensi menjadi bagian dari staf kepelatihan Allegri di masa depan jika memutuskan pensiun.
Namun untuk saat ini, Modric belum ingin memikirkan kemungkinan tersebut karena dirinya masih merasa mampu bermain di level tertinggi.
“Saya punya hubungan yang baik dengannya, tetapi kami belum pernah membicarakan hal itu,” kata Modric.
Ia juga belum memiliki keputusan pasti mengenai kapan akan gantung sepatu.
“Saya masih mencintai sepak bola sebagai pemain. Setelah pensiun nanti saya akan memikirkannya,” ujarnya.
“Kapan saya pensiun? Saya tidak tahu, kita lihat saja setelah hari Minggu,” tutup Modric.
Masa Depan Modric Masih Jadi Teka-Teki
Meski belum memberikan jawaban pasti mengenai kontrak baru, pernyataan Luka Modric jelas memperlihatkan bahwa dirinya belum siap meninggalkan AC Milan dalam waktu dekat.
Ambisinya memenangkan trofi, kenyamanan hidup di Milan, hingga kecintaannya terhadap sepak bola menjadi faktor penting yang bisa membuat sang legenda bertahan lebih lama di San Siro.
Kini, keputusan akhir kemungkinan akan bergantung pada pembicaraan dengan manajemen klub setelah musim berakhir.
