PBVSI Panggil 17 Pemain Putri, Megawati dan Medi Yoku Siap Tempur di 3 Ajang Internasional

Dravios
By
2 Min Read

Setelah berakhirnya Proliga 2026, fokus langsung beralih ke panggung internasional. PBVSI tidak buang waktu dan langsung menyiapkan kekuatan terbaik.

Sebanyak 17 pemain dipanggil untuk memperkuat timnas voli putri Indonesia menghadapi tiga turnamen penting sepanjang pertengahan tahun 2026.


Tiga Ajang Bergengsi Sudah Menanti

Tim Merah Putih akan tampil di:

  • AVC Nations Cup for Women 2026 di Filipina (6–9 Juni 2026)
  • SEA V League 2026 di Vietnam dan Thailand (31 Juli–9 Agustus 2026)
  • AVC Continental Cup for Women 2026 di Tianjin, China (21–30 Agustus 2026)

Agenda padat ini jadi ujian penting bagi perkembangan timnas putri Indonesia di level Asia.


Megawati dan Medi Yoku Jadi Andalan

Nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali masuk skuad dan diproyeksikan sebagai tumpuan di lini serang.

Selain itu, Mediol Stiovanny Yoku juga siap memberikan kontribusi besar di sektor sayap.

Beberapa pemain lama seperti Tisya Amalia dan Maradanti Namira juga kembali dipanggil untuk menjaga keseimbangan tim.

Menariknya, ada satu wajah baru yang ikut meramaikan skuad, yaitu Shindy Sasgia Dwi Yuniar yang mendapat kesempatan pertama di timnas senior.


Target Serius, Persiapan Ketat

Menurut Wakabid Binpres PBVSI, Loudry Maspaitella, seluruh pemain wajib sudah berkumpul di pemusatan latihan di Sentul paling lambat awal Mei 2026.

Tim pelatih juga sudah ditetapkan, dengan Marcos Sugiyama sebagai kepala pelatih yang akan memimpin persiapan tim.


Komposisi Tim Lebih Merata

Skuad kali ini diisi pemain dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Jawa Timur, Jawa Barat, hingga DKI Jakarta.

Kombinasi pemain senior dan pendatang baru diharapkan bisa memberikan keseimbangan antara pengalaman dan energi muda.


Ujian Sesungguhnya Dimulai

Dengan tiga turnamen besar di depan mata, timnas voli putri Indonesia dituntut tampil konsisten.

Nama-nama seperti Megawati dan Medi Yoku diharapkan mampu membawa tim bersaing, bukan sekadar jadi peserta.

Kini, semua mata tertuju pada bagaimana skuad ini menjawab tantangan di level internasional.

Share This Article