Musim 2025/2026 akan dikenang oleh pendukung Arsenal bukan hanya karena persaingan gelar juara yang sengit, tetapi juga sebagai tahun di mana seorang remaja berusia 19 tahun, Myles Lewis-Skelly, resmi mengukuhkan dirinya sebagai pilar masa depan klub.
Setelah debutnya yang mengejutkan pada musim 2024/2025, Lewis-Skelly telah bertransformasi dari sekadar “proyek masa depan” menjadi pemain yang mampu mendikte ritme permainan di panggung sebesar Liga Champions.
Evolusi Peran: Dari Bek Kiri ke Jenderal Lini Tengah

Meskipun sering dimainkan sebagai bek kiri inverted pada awal kemunculannya, musim 2026 menjadi saksi kembalinya Myles ke habitat aslinya: lini tengah. Mikel Arteta, yang awalnya berhati-hati, akhirnya mengakui kualitas visi dan ketenangan sang pemain.
Pada kemenangan krusial 3-0 melawan Fulham di Mei 2026, Lewis-Skelly mencatatkan akurasi operan sebesar 97% (64 dari 66 operan). Performa ini membuat Arteta melontarkan pujian langka, mengakui bahwa ia mungkin “terlambat” memberikan kepercayaan penuh kepada sang pemain di posisi nomor 6 atau 8.
Momen Kunci: Pahlawan di Liga Champions

Langkah besar Lewis-Skelly terjadi di semifinal Liga Champions 2026 melawan Atletico Madrid. Bermain selama 74 menit di leg kedua, ia menunjukkan kematangan luar biasa dalam menghadapi pressing ketat tim asuhan Diego Simeone.
Ketenangannya dalam membawa bola keluar dari tekanan (press-resistance) menjadi faktor kunci yang membantu Arsenal melaju ke final pertama mereka dalam 20 tahun. Momen emosional setelah pertandingan—di mana ia terlihat menari bersama ibunya, Marcia, di pinggir lapangan—menjadi simbol kedekatan dan dukungan keluarga yang menjadi fondasi kariernya.
Statistik Musim 2025/2026
Hingga Mei 2026, berikut adalah gambaran kontribusi Lewis-Skelly:
-
Penampilan: 17 pertandingan di Premier League (mayoritas sebagai starter di paruh kedua musim).
-
Akurasi Operan: Rata-rata 91% di semua kompetisi.
-
Kekuatan Duel: Memenangkan lebih dari 50% duel darat, membuktikan fisiknya telah siap untuk sepak bola senior.
-
Market Value: Nilai pasarnya meroket hingga mencapai €51.8 juta, menjadikannya salah satu pemain muda paling berharga di dunia.
Visi “The Unforgettables”

Legenda klub, Thierry Henry, menyebut generasi Lewis-Skelly dan Ethan Nwaneri sebagai potensi “The Unforgettables”. Jika generasi 2004 dikenal sebagai “The Invincibles”, Lewis-Skelly diharapkan menjadi bagian dari skuad yang menghapus dahaga gelar Eropa bagi publik Emirates Stadium.
Dengan kontrak jangka panjang yang mengikatnya hingga 2030, Myles Lewis-Skelly bukan lagi sekadar pelapis. Ia adalah perwujudan identitas Arsenal: muda, teknis, dan penuh keberanian.
