Strategi Mclaren Dikritik Saat Norris Gagal Juara di Miami

Serly Maida
2 Min Read

Strategi Mclaren Dikritik Saat Norris Gagal Juara menjadi pembahasan setelah hasil Grand Prix Miami. Keputusan tim dalam momen penting dinilai kurang tepat oleh beberapa pengamat. Selain itu, Strategi tersebut makin dikritik saat Norris gagal Juara karena kesalahan kecil yang berujung kehilangan peluang kemenangan. Situasi ini menambah tekanan bagi tim dalam persaingan ketat musim 2026.


Strategi Mclaren Dikritik Saat Norris Gagal Juara di Miami

Pada balapan di Miami, Lando Norris sempat memimpin jalannya lomba. Namun, posisi tersebut akhirnya direbut oleh Kimi Antonelli melalui strategi undercut. Tim Mercedes mengambil keputusan pit stop lebih cepat dan berhasil memanfaatkan momentum.

McLaren kemudian mencoba merespons situasi tersebut. Mereka memanggil Norris masuk pit satu lap setelahnya. Namun demikian, pit stop yang sedikit lebih lambat membuat mereka kehilangan posisi penting.

Selain itu, Norris mengakui bahwa strategi menjadi faktor utama kegagalan. Ia menyebut tim seharusnya melakukan pit stop lebih awal. Dengan demikian, peluang kemenangan bisa tetap terjaga.


Evaluasi Strategi dan Kritik Pengamat

Selanjutnya, kritik juga datang dari analis F1, Will Buxton. Ia menilai McLaren sering melakukan kesalahan dalam pengambilan keputusan strategi. Menurutnya, tim terkadang terlalu cepat bereaksi atau justru terlambat bertindak.

Selain itu, ia melihat pola yang berulang dalam beberapa balapan. McLaren dinilai belum konsisten dalam menentukan waktu pit stop. Hal ini berdampak langsung pada hasil akhir di lintasan.

Di sisi lain, Norris tetap menunjukkan performa yang kompetitif. Namun, kurangnya kecepatan di akhir balapan membuatnya sulit mengejar kembali posisi. Ia akhirnya harus menerima hasil tersebut.

Dengan demikian, tim perlu melakukan evaluasi mendalam. Perbaikan strategi menjadi kunci untuk hasil yang lebih baik. Jika hal ini diperbaiki, McLaren masih memiliki peluang besar di sisa musim.

Share This Article