Tim bulu tangkis Malaysia benar-benar menunjukkan keseriusannya dalam memburu gelar Thomas Cup 2026. Tak tanggung-tanggung, mereka bahkan membawa enam pemain tambahan sebagai sparing partner dalam kamp pelatihan di Denmark.
Langkah ini menjadi bukti ambisi besar Malaysia untuk mengakhiri penantian panjang selama 34 tahun tanpa gelar Thomas Cup.
Skuad Negeri Jiran saat ini tengah menjalani pemusatan latihan di Herning, Denmark, sebelum nantinya bertolak ke Horsens, yang akan menjadi lokasi utama pertandingan.
Kamp pelatihan tersebut dijadwalkan berlangsung selama 10 hari jelang bergulirnya Thomas dan Uber Cup 2026 yang akan digelar pada 24 April hingga 3 Mei 2026.
Untuk memaksimalkan persiapan, Malaysia membawa enam pemain sebagai sparing partner. Mereka adalah Junaidi Arif, Yap Roy King, Aaron Tai, Kang Khai Xing, Choong Hon Jian, dan Goh Boon Zhe.
Menariknya, para pemain tambahan ini tidak hanya membantu tim Thomas Cup, tetapi juga akan mendukung persiapan tim Uber Malaysia.
Pebulu tangkis ganda putra andalan Malaysia, Aaron Chia, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran para pemain sparing tersebut.
Menurutnya, sesi latihan dengan sparing partner akan sangat penting untuk meningkatkan performa tim sebelum turnamen dimulai.
“Menurut saya sparing itu penting, karena kami membawa mereka bukan hanya untuk membantu skuad Thomas Cup, tetapi juga tim Uber,” ujar Aaron Chia.
Dalam Thomas Cup 2026, Malaysia akan mengandalkan tiga pasangan ganda putra utama, yakni Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Man Wei Chong/Tee Kai Wun, serta Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.
Dengan tambahan pemain sparing di sektor ganda, persiapan mereka menjadi semakin matang dan kompetitif.
“Mereka memberikan nilai tambah dalam persiapan kami sebagai tim,” lanjut Chia.
Malaysia sendiri tergabung di Grup B yang terbilang cukup menantang bersama Jepang, Inggris, dan Finlandia.
Untuk bisa melangkah jauh, mereka harus terlebih dahulu memastikan lolos dari fase grup dengan finis di dua besar.
Meski menghadapi lawan berat, Aaron Chia tetap optimistis dan menekankan pentingnya memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.
“Yang penting kami melakukan yang terbaik. Siapapun yang turun ke lapangan harus memberikan segalanya,” tegasnya.
Dengan persiapan total seperti ini, Malaysia jelas tidak ingin kembali gagal dan siap memberikan kejutan di Thomas Cup 2026.
