Veda Sempat Pimpin Persaingan, Tapi Jatuh di COTA! Manajer Honda Team Asia Ungkap Potensi Besar di Moto3 Amerika 2026

Dravios
By
2 Min Read

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menelan pil pahit pada seri Moto3 Amerika 2026.

Tampil di Circuit of the Americas, Veda gagal finis (DNF) setelah terjatuh saat balapan baru memasuki lap ke-4.

Kesalahan Kecil, Dampak Besar

Insiden terjadi di tikungan 11 ketika Veda membuka gas terlalu agresif saat masih dalam posisi menikung.

“Saya membuka gas terlalu cepat dan kehilangan kendali motor,” ujar Veda.

Kesalahan kecil itu langsung mengakhiri peluangnya, padahal ia memulai balapan dari posisi keempat—modal kuat untuk bersaing di barisan depan.

Sempat Tunjukkan Potensi Juara

Sebelum terjatuh, Veda sebenarnya tampil cukup menjanjikan.

Ia sempat:

  • kehilangan posisi di awal
  • namun mampu bangkit dan kembali ke rombongan depan

Hal ini membuat manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan apresiasi tinggi.

“Veda memiliki kecepatan untuk bersaing di posisi teratas,” kata Aoyama.

Menurutnya, Veda bahkan punya peluang nyata untuk memperebutkan kemenangan sebelum insiden terjadi.

Double DNF yang Menyakitkan

Bukan hanya Veda, rekan setimnya Zen Mitani juga gagal finis.

Mitani sebenarnya tampil cukup baik dan sempat bertarung di posisi 6–12 sebelum melakukan kesalahan di lap terakhir.

Hasil ini membuat Honda Team Asia pulang tanpa poin dari seri Amerika.

Momentum Terhenti Setelah Podium

Hasil ini terasa makin pahit karena Veda sebelumnya tampil impresif dengan meraih podium di seri Brasil.

Kegagalan di COTA membuat momentum positifnya sedikit terhenti.

Masih Punya Masa Depan Cerah

Meski kecewa, Aoyama tetap melihat sisi positif dari performa kedua pembalapnya.

“Mereka bisa belajar dari pengalaman ini. Ini bagian dari proses perkembangan,” ujarnya.

Veda dinilai:

  • memiliki kecepatan
  • kepercayaan diri tinggi
  • potensi besar untuk bersaing di papan atas

Fokus Bangkit di Jerez

Setelah hasil mengecewakan ini, Veda dan tim akan memanfaatkan jeda singkat sebelum seri berikutnya di MotoGP Spanyol.

Targetnya jelas: kembali lebih kuat dan menjaga peluang di musim 2026.

Share This Article