Juventus dikabarkan mulai serius memantau situasi striker Nicolas Jackson jelang bursa transfer musim panas. Penyerang milik Chelsea FC itu disebut masuk dalam daftar target utama Bianconeri untuk memperkuat lini depan musim depan.
Jackson sendiri tengah menghadapi ketidakpastian soal masa depannya. Setelah dipinjamkan ke FC Bayern Munich musim ini, peluang sang striker untuk dipermanenkan dinilai semakin kecil.
Chelsea sebelumnya merekrut Jackson dari Villarreal CF pada tahun 2023 dengan biaya sekitar 33 juta pounds. Selama membela The Blues, pemain asal Senegal itu mencatatkan 30 gol dan 12 assist dari total 81 pertandingan di semua kompetisi.
Pada musim ini, Chelsea meminjamkan Jackson ke Bayern Munich dengan biaya peminjaman mencapai 16 juta euro. Kesepakatan tersebut juga disertai opsi pembelian permanen senilai 65 juta euro.
Meski demikian, klausul pembelian itu bergantung pada jumlah penampilan sang pemain. Hingga mendekati akhir musim, Jackson diperkirakan tidak akan memenuhi syarat yang ditentukan sehingga Bayern diyakini tidak akan mengaktifkan opsi tersebut.
Bersama Bayern, Jackson memang belum mampu menjadi pilihan utama. Ia lebih sering tampil sebagai pelapis bagi striker andalan tim, Harry Kane.
Dari total 30 pertandingan di semua kompetisi musim ini, Jackson mencatatkan 10 gol dan 4 assist. Statistik tersebut dianggap belum cukup meyakinkan Bayern untuk mempertahankannya secara permanen.
Situasi ini pun dimanfaatkan Juventus yang sedang mencari tambahan tenaga baru di sektor penyerangan. Menurut laporan jurnalis Sky Sport Deutschland, Florian Plettenberg, Juventus mempertimbangkan skema peminjaman untuk membawa Jackson ke Turin pada musim depan.
Selain Juventus, AC Milan juga disebut ikut memantau perkembangan situasi striker berusia 24 tahun tersebut.
Juventus sendiri dikabarkan berencana melakukan perombakan di lini depan sebelum mendatangkan pemain baru. Beberapa nama seperti Lois Openda dan Arkadiusz Milik disebut berpotensi dilepas demi membuka ruang bagi striker anyar musim depan.
