Federasi Curaçao Pastikan Fred Rutten Tetap Jadi Pelatih di Piala Dunia 2026, Dick Advocaat Tidak Kembali

Stefanos Nugraha
3 Min Read

Curaçao akhirnya memastikan siapa sosok yang akan memimpin tim nasional mereka di Piala Dunia FIFA 2026. Federasi Sepak Bola Curaçao memutuskan tetap mempertahankan Fred Rutten sebagai pelatih kepala, meski muncul dorongan dari sejumlah pemain dan sponsor agar Dick Advocaat kembali menangani tim.

Fred Rutten Tetap Dipercaya Tangani Curaçao

Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Federasi Sepak Bola Curaçao setelah menggelar rapat internal beberapa waktu lalu. Federasi menegaskan bahwa Fred Rutten akan tetap mendampingi tim nasional hingga Piala Dunia 2026 berlangsung.

Rutten sebelumnya ditunjuk menggantikan Dick Advocaat pada Februari 2026. Saat itu, Advocaat memilih mundur karena alasan pribadi sehingga federasi harus segera mencari sosok pengganti untuk menjaga persiapan tim tetap berjalan.

Meski baru menjalani dua pertandingan bersama Curaçao, posisi Rutten ternyata tetap aman. Federasi memilih mempertahankan stabilitas tim menjelang turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.

Dick Advocaat Sempat Diinginkan Kembali

Nama Dick Advocaat sebenarnya masih mendapat dukungan besar dari beberapa pemain tim nasional dan sponsor utama. Mereka berharap pelatih senior asal Belanda itu kembali memimpin Curaçao karena dinilai punya peran penting dalam sejarah lolosnya tim ke Piala Dunia.

Advocaat sukses membawa Curaçao menciptakan sejarah dengan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya pada akhir 2025. Prestasi itu juga menjadikan Curaçao sebagai salah satu negara terkecil yang pernah tampil di ajang tersebut.

Keinginan agar Advocaat kembali muncul setelah kondisi pribadinya dikabarkan mulai membaik. Bahkan beberapa sponsor disebut ikut mendorong federasi mempertimbangkan pergantian pelatih sebelum turnamen dimulai.

Hasil Kurang Maksimal di Era Rutten

Sejak ditangani Fred Rutten, performa Curaçao memang belum terlalu meyakinkan. Dalam dua pertandingan internasional terakhir, mereka menelan kekalahan dari China dengan skor 0-2 dan dibantai Australia 1-5.

Hasil tersebut memunculkan keraguan dari sejumlah pihak terkait kesiapan tim menghadapi Piala Dunia. Namun federasi tetap memilih mempertahankan Rutten dan menilai pergantian pelatih di momen krusial justru bisa mengganggu stabilitas skuad.

Ketua federasi, Gilbert Martina, menegaskan bahwa keputusan organisasi tidak hanya didasarkan pada tekanan sponsor ataupun keinginan pemain.

Curaçao Hadapi Tantangan Berat di Piala Dunia

Di Piala Dunia 2026 nanti, Curaçao tergabung dalam grup yang tidak mudah. Mereka dijadwalkan menghadapi Germany, Ivory Coast, dan Ecuador.

Banyak pengamat menilai Curaçao membutuhkan persiapan matang jika ingin bersaing di grup tersebut. Pengalaman Dick Advocaat dianggap bisa menjadi nilai tambah, namun federasi tampaknya lebih memilih menjaga kesinambungan proyek yang sudah berjalan bersama Fred Rutten.

Keputusan ini sekaligus menutup spekulasi soal kemungkinan comeback Advocaat ke bangku pelatih Curaçao menjelang turnamen.

Federasi Sepak Bola Curaçao akhirnya memastikan Fred Rutten tetap menjadi pelatih kepala tim nasional di Piala Dunia 2026. Meski Dick Advocaat sempat didorong kembali oleh sponsor dan sejumlah pemain, federasi memilih mempertahankan keputusan awal demi menjaga stabilitas tim. Kini, tantangan terbesar Rutten adalah membuktikan bahwa dirinya mampu membawa Curaçao bersaing di panggung dunia.

Share This Article