Situasi di tubuh Real Madrid tengah memanas setelah kekalahan dari Barcelona membuat peluang mereka menutup musim dengan trofi nyaris tertutup sepenuhnya. Tekanan kini tidak hanya datang dari para suporter, tetapi juga dari mantan pemain yang pernah menjadi bagian penting klub.
Salah satu kritik paling tajam datang dari eks bek Los Blancos, Ivan Helguera. Mantan pemain yang pernah memperkuat Madrid selama delapan musim itu secara terbuka menyindir presiden klub, Florentino Perez, melalui media sosial.
Sindiran Tajam Helguera untuk Perez
Helguera mengunggah foto Perez bersama Alvaro Arbeloa sambil menyertakan kutipan terkenal dari buku The Prince karya Niccolo Machiavelli.
“Siapa yang membiarkan kekacauan demi menghindari perang, pada akhirnya akan mendapatkan kekacauan dan perang sekaligus.”
Meski tidak menyebut nama secara langsung, unggahan tersebut dianggap sebagai sindiran keras terhadap kepemimpinan Perez dan keputusan manajemen klub sepanjang musim ini.
Banyak pihak menilai pesan itu menggambarkan kekecewaan terhadap kondisi internal Madrid yang dinilai semakin tidak stabil di tengah tekanan besar pada akhir musim.
Ruang Ganti Real Madrid Disebut Tidak Harmonis
Kondisi ruang ganti Madrid sendiri disebut sedang jauh dari kata harmonis. Rentetan hasil buruk, ditambah kegagalan bersaing dengan Barcelona dalam perebutan gelar, membuat tekanan terhadap manajemen klub meningkat drastis menjelang penutupan musim.
Kritik dari Helguera terasa cukup tajam karena ia bukan sosok asing bagi Madrid. Pria asal Spanyol itu tampil dalam 346 pertandingan bersama Los Blancos pada periode 1999 hingga 2007.
Selama berada di Santiago Bernabeu Stadium, Helguera bermain bersama sederet legenda besar seperti Ronaldo Nazario, Roberto Carlos, Zinedine Zidane, Raul Gonzalez, hingga Iker Casillas.
Menariknya, Casillas sebelumnya juga sempat melontarkan kritik terhadap arah kebijakan manajemen Real Madrid. Hal itu semakin memperlihatkan adanya keresahan dari sejumlah mantan pemain terkait situasi klub saat ini.
