Xabi Alonso dikabarkan semakin dekat untuk menjadi pelatih baru Chelsea menjelang berakhirnya musim 2025-2026. Klub asal London tersebut disebut ingin meresmikan penunjukan Alonso setelah final Piala FA melawan Manchester City.
Chelsea masih memiliki peluang menutup musim dengan trofi meski performa mereka di Premier League belum sepenuhnya stabil. Gelar Piala FA juga akan menjadi jalan penting bagi The Blues untuk mengamankan tiket menuju kompetisi Eropa musim depan.
Saat ini, perubahan di kursi pelatih menjadi salah satu fokus utama manajemen Chelsea. Setelah memutuskan berpisah dengan Liam Rosenior pada April lalu, nama Xabi Alonso langsung muncul sebagai kandidat utama.
Laporan dari talkSPORT menyebut Chelsea kini hampir mencapai kesepakatan penuh dengan Alonso. Proses finalisasi kontrak diperkirakan akan dilakukan setelah pertandingan final Piala FA akhir pekan ini.
Rekam Jejak Xabi Alonso Jadi Daya Tarik Utama

Nama Xabi Alonso memang semakin mendapat perhatian dalam beberapa tahun terakhir berkat kesuksesannya bersama Bayer Leverkusen.
Pelatih asal Spanyol tersebut mencatat sejarah dengan membawa Leverkusen meraih gelar Bundesliga tanpa kekalahan pada musim 2023-2024. Pencapaian itu membuat reputasinya sebagai pelatih muda elite semakin meningkat.
Secara statistik, Alonso juga memiliki catatan yang mengesankan bersama Leverkusen. Dari total 140 pertandingan, ia berhasil meraih 88 kemenangan, 33 hasil imbang, dan hanya 19 kekalahan.
Chelsea menilai filosofi permainan modern Alonso cocok untuk membangun ulang tim yang dalam beberapa musim terakhir kesulitan menemukan konsistensi.
Pengalaman Sulit di Real Madrid

Sebelum masuk radar Chelsea, Alonso sempat menangani Real Madrid hingga Januari 2026.
Namun, situasi ruang ganti yang tidak stabil membuat pekerjaannya berjalan cukup sulit di Santiago Bernabeu. Meski begitu, pengalaman tersebut dinilai membuat Alonso semakin matang dalam menghadapi tekanan besar di klub elite Eropa.
Chelsea percaya Alonso tetap memiliki kualitas untuk membangun proyek jangka panjang dan membawa klub kembali bersaing di papan atas Premier League.
Chelsea Masih Mencari Stabilitas

Pergantian pelatih terus menjadi masalah utama Chelsea dalam beberapa musim terakhir. Jika resmi ditunjuk, Xabi Alonso akan menjadi pelatih permanen keenam klub sejak September 2022.
Situasi tersebut menunjukkan belum adanya kestabilan proyek di Stamford Bridge. Karena itu, Alonso diperkirakan akan meminta dukungan penuh dari manajemen agar bisa menjalankan visinya dengan maksimal.
Selain itu, kebijakan transfer klub juga diperkirakan menjadi tantangan tersendiri. Chelsea dalam beberapa tahun terakhir lebih fokus mendatangkan pemain muda dibanding pemain berpengalaman.
Alonso kemungkinan menginginkan keseimbangan skuad yang lebih matang agar tim bisa bersaing secara konsisten di level tertinggi.
Cole Palmer Bisa Jadi Pusat Proyek Baru

Salah satu kelebihan utama Xabi Alonso adalah kemampuannya mengembangkan pemain muda. Hal itu terlihat jelas saat ia membantu perkembangan Florian Wirtz menjadi salah satu gelandang terbaik Eropa bersama Bayer Leverkusen.
Chelsea berharap Alonso juga mampu meningkatkan performa Cole Palmer yang sempat mengalami penurunan konsistensi pada paruh akhir musim ini.
Karakter permainan Palmer dianggap cocok dengan filosofi menyerang Alonso yang menekankan kreativitas, pergerakan cepat, dan penguasaan bola.
Jika kerja sama itu berjalan sukses, Palmer berpotensi menjadi pusat proyek baru Chelsea di era Alonso.
Final Piala FA Jadi Penentu Momen Pengumuman

Untuk saat ini, fokus Chelsea masih tertuju pada final Piala FA melawan Manchester City. Pertandingan tersebut bukan hanya penting untuk perebutan trofi, tetapi juga bisa memengaruhi arah proyek klub musim depan.
Setelah final selesai, masa depan Xabi Alonso bersama Chelsea diperkirakan akan segera mendapatkan kepastian resmi dari pihak klub.
