Como 1907 resmi mencetak sejarah terbesar dalam perjalanan klub setelah berhasil lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya. Klub asal Italia tersebut memastikan tiket menuju kompetisi elite Eropa usai menghancurkan Cremonese dengan skor 4-1 pada pekan terakhir Serie A 2025/2026.
Keberhasilan ini terasa semakin spesial karena Como baru dua musim kembali bermain di Serie A. Di bawah arahan Cesc Fabregas, klub yang dimiliki Grup Djarum itu sukses berubah dari tim promosi menjadi salah satu kekuatan baru sepak bola Italia.
Como 1907 Lolos ke Liga Champions Berkat Drama Pekan Terakhir
Persaingan perebutan tiket Liga Champions Serie A musim ini berlangsung sangat ketat. Como harus bersaing dengan AC Milan, Juventus, dan AS Roma hingga laga terakhir musim berjalan.
Namun, Como tampil luar biasa saat menghadapi Cremonese. Jesus Rodriguez membuka keunggulan sebelum Anastasios Douvikas menggandakan skor lewat gol ke-14 musim ini. Cremonese sempat memperkecil kedudukan melalui penalti Federico Bonazzoli, tetapi Como tetap terlalu kuat dan akhirnya menutup laga dengan kemenangan 4-1.
Di saat bersamaan, AC Milan kalah dari Cagliari dan Juventus gagal menang di Derby Turin. Hasil tersebut membuat Como finis di posisi empat klasemen akhir Serie A dengan 71 poin dan memastikan tiket Liga Champions 2026/2027.
Cesc Fabregas Jadi Arsitek Kebangkitan Como
Nama Cesc Fabregas menjadi sosok paling penting di balik kebangkitan Como 1907. Mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea itu sukses membawa perubahan besar sejak mengambil alih kursi pelatih klub.
Fabregas sebelumnya membantu Como promosi ke Serie A pada 2024. Setelah sukses bertahan di musim pertama, Como langsung melonjak menjadi kandidat papan atas Italia musim ini.
Pelatih asal Spanyol tersebut dikenal menerapkan gaya bermain agresif dan modern. Selain itu, Fabregas juga berhasil memaksimalkan pemain muda serta rekrutan dengan harga relatif murah dibanding klub besar lain.
Fabregas bahkan menyebut musim ini sebagai musim paling spesial dalam sejarah Como. Ia meminta seluruh fans menikmati perjalanan luar biasa yang sedang dialami klub kecil dari Danau Como tersebut.
Dari Klub Kecil Jadi Kejutan Besar Italia
Perjalanan Como 1907 dalam beberapa tahun terakhir memang terasa seperti dongeng sepak bola modern. Klub ini sempat lama tenggelam di Serie B dan Serie C sebelum akhirnya dibeli Grup Djarum pada 2019.
Sejak saat itu, Como mulai membangun proyek jangka panjang dengan pendekatan modern. Mereka merekrut sosok besar seperti Cesc Fabregas dan Thierry Henry untuk membantu perkembangan klub secara global.
Kini, hasil kerja keras tersebut mulai terlihat nyata. Como bukan hanya lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya, tetapi langsung berhasil menembus Liga Champions.
Keberhasilan ini juga menjadi sinyal bahwa Serie A mulai memiliki penantang baru di luar klub-klub tradisional seperti Juventus, Milan, dan Inter Milan. Jika proyek Fabregas terus berkembang, bukan tidak mungkin Como akan menjadi salah satu kekuatan utama Italia dalam beberapa tahun ke depan.
