Kontroversi VAR dan Wasit Warnai Duel Persib Bandung vs Dewa United

Raj Pur
By
3 Min Read

Serang — Laga panas antara Dewa United dan Persib Bandung pada 20 April 2026 di Banten International Stadium berakhir imbang 2-2, namun hasil tersebut tertutupi oleh rangkaian kontroversi yang terjadi sepanjang pertandingan.

Sejak peluit akhir dibunyikan, sorotan tajam langsung mengarah pada kepemimpinan wasit dan penggunaan VAR yang dinilai tidak konsisten. Bahkan, sejumlah pihak menyebut laga ini sebagai salah satu pertandingan paling kontroversial dalam beberapa pekan terakhir.

Gol Pertama Dipertanyakan

Kontroversi pertama muncul saat Alex Martins membuka keunggulan bagi tuan rumah di menit ke-24. Proses gol bermula dari umpan Alexis Messidoro yang diduga sudah melewati garis lapangan sebelum bola dikirim.

Meski sempat ditinjau melalui VAR, wasit tetap mengesahkan gol tersebut. Keputusan ini memicu protes keras dari kubu Persib dan suporter karena dianggap tidak memanfaatkan teknologi secara maksimal.

Dugaan Handball di Gol Kedua

Drama berlanjut pada gol kedua Dewa United di menit ke-61 yang dicetak Ricky Kambuaya. Dalam prosesnya, bola terlihat mengenai tangan Alex Martins sebelum akhirnya berujung gol.

VAR kembali digunakan, tetapi keputusan tetap berpihak pada tuan rumah. Banyak pihak mempertanyakan konsistensi aturan handball yang diterapkan dalam situasi tersebut.

Kartu Merah Tambah Ketegangan

Situasi semakin panas ketika Alex Martins harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua. Insiden ini terjadi di tengah tensi tinggi dan protes yang terus berlangsung, menambah dramatis jalannya pertandingan.

Reaksi Keras dari Persib

Dari kubu Persib, kritik keras dilontarkan terhadap kinerja wasit. Manajemen dan suporter menilai sejumlah keputusan sangat merugikan tim, bahkan dianggap memengaruhi hasil akhir pertandingan.

Pelatih Bojan Hodak juga menyoroti aspek kepemimpinan pertandingan, meski tetap mengakui timnya melakukan beberapa kesalahan di lapangan.

Laga Sengit Berakhir Imbang

Terlepas dari kontroversi, pertandingan berlangsung menarik. Persib sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya bangkit dan menyamakan skor melalui gol Thom Haye dan Andrew Jung di babak kedua.

Hasil imbang 2-2 pun menutup laga yang penuh drama ini, namun menyisakan polemik panjang.

Desakan Evaluasi

Kontroversi dalam pertandingan ini memicu gelombang kritik dari publik dan suporter. Banyak yang mendesak operator liga untuk mengevaluasi kinerja wasit serta meningkatkan transparansi penggunaan VAR agar kejadian serupa tidak terulang.

Laga ini kembali menegaskan bahwa selain kualitas permainan, aspek perwasitan masih menjadi perhatian utama dalam kompetisi sepak bola Indonesia saat ini.

Share This Article