Manchester United Dilanda Krisis Bek Jelang Lawan Chelsea, Leny Yoro Terancam Absen hingga Akhir Musim

Stefanos Nugraha
2 Min Read

Situasi genting tengah dialami Manchester United jelang akhir musim 2025/2026. Lini pertahanan Setan Merah kini dalam kondisi darurat setelah sejumlah pemain andalan absen akibat cedera dan sanksi, termasuk kabar terbaru mengenai Leny Yoro yang berpotensi menepi hingga akhir musim.

Krisis Pemain Bertahan Makin Parah

Masalah di lini belakang MU terus bertambah. Lisandro Martinez dan Harry Maguire harus absen karena skorsing, sementara Matthijs de Ligt belum pulih dari cedera.

Situasi semakin rumit ketika Leny Yoro yang diharapkan menjadi solusi justru ikut mengalami cedera. Bek muda asal Prancis itu bahkan tidak dibawa ke London untuk menghadapi Chelsea, menambah panjang daftar masalah di sektor pertahanan.

Leny Yoro Terancam Absen Panjang

Cedera yang dialami Yoro disebut cukup serius, meski detailnya belum diungkap ke publik. Beberapa laporan menyebut pemain berusia 20 tahun itu berpotensi tidak tampil lagi hingga musim ini berakhir.

Jika benar, kehilangan Yoro akan menjadi pukulan besar bagi Manchester United yang tengah berjuang menjaga konsistensi di papan atas klasemen.

Opsi Darurat Untuk Lini Belakang

Pelatih sementara Michael Carrick kini harus mencari solusi cepat. Salah satu opsi adalah menggeser Noussair Mazraoui ke posisi bek tengah untuk mendampingi Ayden Heaven.

Alternatif lain adalah menurunkan Casemiro sebagai bek tengah. Hal ini dimungkinkan karena Kobbie Mainoo telah kembali dan bisa mengisi lini tengah bersama Manuel Ugarte.

Laga Krusial Penentu Posisi Klasemen

Pertandingan melawan Chelsea menjadi salah satu laga paling penting bagi Manchester United musim ini. Kemenangan dibutuhkan untuk menjaga posisi di zona Liga Champions.

Saat ini, MU berada di peringkat ketiga klasemen dan unggul tujuh poin dari Chelsea yang menguntit di posisi ketujuh. Hasil laga ini bisa sangat menentukan arah persaingan menuju akhir musim.


Krisis cedera yang melanda Manchester United datang di waktu yang tidak tepat. Dengan lini belakang yang pincang, tekanan menghadapi laga penting semakin besar. Kini, keputusan taktik Michael Carrick akan sangat menentukan apakah MU mampu bertahan di jalur menuju Liga Champions.

Share This Article