Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, mengungkapkan bahwa timnya berpeluang mendapatkan tambahan tiga pemain diaspora jelang tampil di Piala Asia U-17 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari persiapan serius setelah kegagalan di ajang Piala AFF U-17 2026. Saat itu, Garuda Muda harus tersingkir lebih awal di kandang sendiri, hasil yang menjadi bahan evaluasi besar bagi tim pelatih.
Kini, fokus sepenuhnya diarahkan ke kompetisi yang lebih bergengsi, yakni Piala Asia U-17 2026. Di fase grup, Indonesia tergabung di Grup B bersama tim-tim kuat seperti Timnas Jepang U-17, Timnas China U-17, dan Timnas Qatar U-17.
Seleksi Ketat Menuju Skuad Final
Kurniawan menegaskan bahwa tim pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pemain yang sudah terdaftar. Saat ini terdapat sekitar 50 pemain dalam daftar awal, namun hanya 23 pemain yang akan dibawa ke turnamen sesuai regulasi.
Proses seleksi akan dilakukan dalam waktu dekat guna menentukan komposisi terbaik yang mampu bersaing di level Asia.
Tambahan Kekuatan dari Pemain Diaspora
Salah satu kabar menarik adalah potensi bergabungnya tiga pemain diaspora yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas tim. Ketiganya adalah:
- Matthew Baker dari Melbourne City, Australia
- Mike Rajasa dari FC Utrecht, Belanda
- Noha Pohan Simangunsong dari NAC Breda, Belanda
Kehadiran mereka diharapkan mampu menambah kedalaman skuad, terutama dalam menghadapi lawan-lawan tangguh di fase grup.
Target Tampil Kompetitif
Piala Asia U-17 2026 dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada 7 hingga 22 Mei 2026. Timnas Indonesia U-17 telah memastikan diri lolos ke fase grup dan kini berambisi tampil lebih kompetitif.
Dengan persiapan matang dan tambahan kekuatan dari pemain diaspora, Garuda Muda diharapkan mampu memberikan performa terbaik dan membawa hasil positif di ajang tersebut.
