Format FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Tuan Rumah dan Ada India serta Hong Kong

Leonara
By
3 Min Read

 

Format baru FIFA ASEAN Cup 2026 akhirnya mulai terungkap ke publik. Turnamen sepak bola Asia Tenggara yang kini mendapat dukungan langsung dari FIFA tersebut akan menghadirkan sistem kompetisi berbeda dibanding edisi sebelumnya. Timnas Indonesia bahkan disebut mendapat kehormatan besar sebagai tuan rumah untuk pertandingan Divisi 1.

FIFA ASEAN Cup 2026 direncanakan menggunakan format dua divisi dengan total 14 negara peserta. Sistem ini disebut mirip dengan konsep kompetisi UEFA Nations League di Eropa, di mana pembagian divisi dilakukan berdasarkan ranking FIFA masing-masing negara.

Indonesia dipercaya menjadi pusat penyelenggaraan Divisi 1 yang dihuni tim-tim kuat Asia Tenggara. Sementara itu, Hong Kong diproyeksikan menjadi tuan rumah untuk Divisi 2. Keputusan ini dinilai menjadi langkah besar dalam pengembangan sepak bola kawasan ASEAN agar lebih kompetitif dan profesional.

Tidak hanya negara-negara ASEAN yang akan berpartisipasi, turnamen ini juga kabarnya mengundang beberapa negara dari luar Asia Tenggara. India menjadi salah satu negara yang disebut akan ikut meramaikan kompetisi bersama Hong Kong dan kemungkinan China. Kehadiran tim undangan tersebut diharapkan meningkatkan kualitas pertandingan dan daya tarik turnamen secara internasional.

Dalam format yang beredar, delapan tim akan bersaing di Divisi 1, sementara enam tim lainnya tampil di Divisi 2. Masing-masing divisi nantinya dibagi lagi ke dalam dua grup sebelum memasuki fase gugur.

Bagi Timnas Indonesia, status sebagai tuan rumah tentu menjadi keuntungan besar. Bermain di hadapan pendukung sendiri bisa meningkatkan motivasi skuad Garuda untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia memang menunjukkan performa impresif saat bermain di kandang, termasuk ketika menghadapi tim-tim kuat Asia.

Turnamen ini juga diproyeksikan masuk dalam agenda FIFA Matchday pada September hingga Oktober 2026. Dengan demikian, setiap negara peserta berpotensi menurunkan skuad terbaik mereka, termasuk pemain yang berkarier di luar negeri. Hal tersebut menjadi pembeda utama dibanding Piala AFF sebelumnya yang kerap berlangsung di luar kalender resmi FIFA.

Selain aspek kompetisi, penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah dinilai menjadi bukti meningkatnya kepercayaan FIFA terhadap kemampuan Indonesia dalam menyelenggarakan event internasional. Ajang ini juga diprediksi memberi dampak besar terhadap sektor ekonomi, pariwisata, dan popularitas sepak bola nasional.

FIFA ASEAN Cup 2026 dipandang sebagai era baru sepak bola Asia Tenggara. Dengan format yang lebih modern, dukungan FIFA, dan partisipasi negara undangan, kompetisi ini diharapkan mampu meningkatkan level persaingan sekaligus memperkuat posisi sepak bola ASEAN di kancah internasional.

Share This Article