Tidak Pantau Pemain 28-36 Tahun, John Herdman Tegaskan Timnas Indonesia Akan Lebih Banyak Andalkan Generasi Muda

Nikarya
By
2 Min Read

storysport.netstorysport – Pelatih Timnas IndonesiaJohn Herdman memberi perhatian besar kepada pemain muda selama memantau kompetisi domestik Indonesia. Dalam empat bulan terakhir, ia mengaku sudah melihat langsung banyak talenta potensial.

Herdman menilai Indonesia memiliki stok pemain muda yang menjanjikan untuk masa depan. Nama-nama seperti Dony Tri Pamungkas hingga Alfharezzi Buffin masuk dalam radarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan usia bukan ukuran utama dalam menentukan kualitas pemain. Menurutnya, pemain muda tetap memiliki peluang besar tampil di level tertinggi apabila mempunyai kemampuan yang memadai.

“Ya. Maksud saya, saya memiliki filosofi bahwa jika Anda cukup bagus, maka Anda sudah cukup matang. Dan usia seharusnya tidak menjadi penghalang untuk mewakili tim di level tertinggi. Saya sudah berada di sini selama empat bulan,” ujar Herdman dilansir Antara.

“Saya sekarang punya kesempatan untuk menyaksikan banyak pemain muda secara langsung. Dan, secara realistis, itulah yang saya cari. Saya tidak melihat pemain berusia 28 hingga 36 tahun, meskipun mereka bisa menawarkan sesuatu. Saya benar-benar ingin merasakan generasi muda ini,” katanya menambahkan.

Kepincut Dony Tri Pamungkasstorysport.net

Herdman kemudian menyinggung pengalaman Dony Tri saat mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia. Ia merasa pemain muda membutuhkan pengalaman internasional agar perkembangan mereka bisa berjalan lebih cepat.

Menurut Herdman, keberanian memberi kesempatan kepada pemain muda akan sangat penting untuk masa depan Timnas Indonesia. Ia juga menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak talenta lokal yang mampu menembus liga top dunia.

“Dan Anda benar ketika mengatakan bahwa Dony Tri adalah contoh yang bagus pada pemusatan latihan terakhir. Kami merasa penting bagi seorang pemain muda untuk mendapatkan pengalaman itu karena pemain-pemain muda tersebut memiliki kesempatan untuk melesat,” ucap Herdman.

“Dan bagi kami, saya pikir, di Indonesia, kami membutuhkan talenta lokal untuk menembus batas. Kami benar-benar membutuhkan talenta lokal untuk menembus liga-liga terbaik di dunia. Anda tahu, kami hampir mencapainya bersama Marselino Ferdinan.”

“Tetapi kami membutuhkan itu karena di situlah kami memecahkan batasan. Dan batasan itu adalah untuk memberi tahu setiap pemain muda lain di negara ini bahwa itu mungkin,” lanjut Herdman.

 

Share This Article